Mau Liburan Hemat Bareng Keluarga Besar? Simak Dulu Tips Wisata Keluarga yang Satu Ini

Siapa sih yang tidak ingin menghabiskan waktu liburan dengan jalan-jalan bersama keluarga. Sayangnya, liburan kadang malah bikin pusing kepala untuk sebagian orang yang mempunyai banyak anggota keluarga. Padahal ada tips wisata keluarga yang efektif untuk diterapkan, jika kamu ingin plesiran tapi tetap hemat.

Kapan lagi mengajak kakek, nenek, paman, bibi, dan semua keponakan-keponakan kamu jalan bareng. Selain lebih seru, liburan dengan keluarga besar akan memberikan kesempatan untuk mempererat tali persaudaraan kamu.

Namun, pastikan keluarga besar kamu sama-sama sepakat sebelum liburan dimulai, ya. Sudah siap? Silakan menyimak.

Buat Kepanitiaan

Menyelenggarakan liburan untuk keluarga dalam jumlah besar membutuhkan perencanaan dan pelaksanaan yang terstruktur. Dalam hal ini, panitia keluarga perlu dibentuk.

Tips Wisata Anak dan Keluarga

Tidak harus banyak orang, cukup 5 sampai 10 orang yang benar-benar diberikan tanggung-jawab sebagai koordinator acara wisata. Jabatan yang harus ada antara lain:

  • Ketua panitia. Upayakan tunjuk anggota keluarga yang dituakan dan mempunyai kemampuan komunikasi yang baik. Males kan kalau ketua panitianya galak seperti Pak Raden?
  • Tugasnya catat mencatat. Posisi ini juga penting dalam hal mencari informasi seputar lokasi wisata yang mumpuni. Tambahan lagi, sekretaris wajib membuat pencatatan saat rapat dilakukan, alias menjadi notulen juga.
  • Jalan-jalan pasti butuh duit, kan? Oleh karena itu, harus ada penanggung jawab khusus yang tugasnya mengumpulkan uang untuk bujet wisata. Pastikan kamu memilih orang yang bisa dipercaya dan punya tanggung jawab besar.
  • Seksi Transportasi. Tugasnya memastikan transportasi aman, nyaman, dan terkendali. Yang penting, on time dan sesuai bujet.
  • Seksi Keamanan. Membuat daftar peserta wisata itu penting lho. Apalagi jika ada anak-anak kecil yang ikut dalam acara. Daftar presensi ini bisa dibagikan ke masing-masing orang tua atau paman dan bibi kamu. Yang pasti, tugas seksi keamanan memastikan lokasi wisata sesuai untuk anak-anak dan ngga ada saudara kamu yang hilang (ya iyalah).
  • Seksi Perlengkapan. Tugas panitia ini adalah memastikan semua perlengkapan yang akan dibawa sesuai dengan tujuan wisata. Misalnya, wisata akan dilakukan ke gunung. Seksi perlengkapan harus membuat daftar pakaian, obat-obatan, yang sekiranya dibutuhkan. Ngga berarti seksi ini yang harus menyiapkan lho.

Tentukan Destinasi Wisata

Satu hal yang paling terlarang dalam berwisata hemat adalah memutuskan destinasi wisata secara spontan. Apalagi bila kamu akan berwisata dengan jumlah orang yang tidak sedikit.

Rapatkan bersama keluarga besar kamu, kemana tujuan liburan yang diinginkan. Lakukan rapat besar ini setidaknya beberapa bulan sebelum waktu liburan.

all about bali
1001wisata.com

Ingat, jika sulit memutuskan satu lokasi yang disepakati bersama, ada baiknya menggunakan sistem voting saja. Kebayang dong, lamanya menimbang-nimbang usulan lokasi wisata untuk keluarga yang beranggotakan 20 bahkan 60 orang.

Pastikan juga kamu berperan sebagai notulen dalam rapat penentuan wisata ini. Jangan sampai keputusan yang sudah dibuat dimentahkan kembali di saat jelang waktu liburan.

Oiya, satu hal lagi. Panitia sebaiknya melakukan survei kecil-kecilan terkait opsi lokasi wisata beserta bujet penginapan dan sewa kendaraan. Hal ini akan memengaruhi hasil rapat penentuan bujet dan lokasi wisata.

Tentukan Bujet

Bujet adalah poin penting sekaligus titik kritis penentuan apakah wisata bisa atau tidak mungkin untuk dilaksanakan. Siapa tahu ada anggota keluarga yang sedang bokek.

Nah, dalam hal penentuan bujet ini tidak serta merta harus sama rata, ya. Biasanya porsi biaya terbesar memang ditanggung oleh anggota keluarga yang paling tua.

Eitts, ini bukan berarti kakek dan nenek kamu yang harus ketiban pulung lho. Umumnya biaya akan dibagi diantara mereka yang dalam usia produktif bekerja

Kembali ke hal bujet. Buat catatan lengkap yang meliputi semua bentuk pengeluaran—apapun bentuknya. Sedetail mungkin.

Pencatatan sebaiknya dibuat per hari. Mulai dari hari persiapan sampai dengan tiba kembali ke rumah. Hal ini berlaku apabila ada perlengkapan tertentu yang memang harus dibeli sebelum waktu liburan dilaksanakan.

Pisahkan bujet yang dibutuhkan. Maksudnya, buat pemisahan pencatatan antara bujet yang dibutuhkan per keluarga kecil dan bujet yang akan ditanggung bersama.

Beberapa bujet yang biasanya ditanggung bersama-sama antara lain:

  • Biaya penginapan.
  • Biaya sewa kendaraan.
  • Biaya tiket masuk lokasi wisata.
  • Biaya makan siang dan makan malam. Umumnya penginapan sudah memberikan sarapan secara gratis.

Untuk memudahkan proses pembayaran ke pihak lain, biaya tersebut sebaiknya dikumpulkan oleh bendahara keluarga. Nah, kalau sungkan menanyakan perihal uang yang dikumpulkan ini, ketua panitia bisa kamu libatkan di sini.

Cek Penawaran Khusus

Penting banget untuk memeriksa adanya diskon atau penawaran khusus. Terlebih jika kamu berlibur dalam jumlah banyak alias rombongan. Biasanya justru potongan harga dapat kamu peroleh dengan mudah.

Jangan lupa, dalam menentukan lokasi penginapan, penyewaan kendaraan, dan tujuan-tujuan wisata, gunakan patokan bujet yang sudah disepakati sebelumnya.

Utamakan lokasi wisata dan penginapan yang menawarkan harga khusus. Tentunya jangan abaikan kroscek dari fasilitas dan rute menuju ke lokasi, ya. Jangan sampai tergiur harga murah, kamu malah merugi karena lokasi diluar ekspektasi.

Sebagai contoh, beberapa lokasi di saat musim liburan keluarga di bandung menawarkan harga yang relatif murah. Nah, kamu bisa membuat daftar lokasi mana saja yang harganya sesuai bujet.

Buat Jadwal Wisata

Jadwal perjalanan memang tampak merepotkan. Padahal jika bepergian dengan jumlah orang yang tidak sedikit, jadwal ini akan sangat membantu untuk menghemat waktu dan energi.

Klik ini dong:  Panduan Penggunaan Raket Nyamuk dan Tips Memilih yang Tepat

Dalam membuat jadwal perjalanan keluarga, sebaiknya kamu tidak terlalu ketat soal waktu. Apalagi jika jumlah orang berusia lanjut atau balita cukup banyak. Kamu bisa juga mencari tahu perihal tips bepergian bersama bayi dan balita untuk menjadi bahan pertimbangan.

Tips Membuat Jadwal Wisata
kotawisataindonesia.com

Cukup tentukan waktu untuk mengunjungi titik lokasi yang akan didatangi dalam setiap hari. Jangan lupa untuk memastikan waktu beristirahat yang cukup bagi seluruh keluarga, ya.

Buatlah variasi lokasi wisata. Akan lebih bijak bila memilih lokasi wisata dengan mempertimbangkan beberapa aspek terkait fasilitas.

Fasilitas yang harus diperhatikan di tempat wisata:

  • Letak dan jumlah toilet.
  • Adanya kantin atau lokasi kuliner yang berdekatan
  • Keberadaan tempat ibadah.
  • Keberadaan ruangan menyusui atau layanan kesehatan.

Biasanya memang fasilitas terakhir agak jarang ditemui. Namun bila ada pilihan lokasi wisata dengan fasilitas yang lengkap, kenapa tidak kamu pilih, kan?

Booking Penginapan

Segera setelah memutuskan lokasi wisata, mulailah memilih penginapan yang kamu inginkan. Karena kamu bepergian dengan rombongan, melakukan booking jauh-jauh hari sebelum hari-H adalah sangat krusial.

Pilihlah penginapan dengan opsi bungalow, vila, atau family room. Jika memungkinkan lakukan kroscek dan cari testimoni positif sebanyak mungkin terkait lokasi penginapan yang kamu minati.

Akan lebih baik lagi bila kamu mencari rekomendasi dari anggota keluarga yang mungkin pernah bepergian ke lokasi wisata tersebut. Atau bahkan kawan yang tahu wilayah wisata yang akan kamu tuju.

Lagi-lagi, jangan tergiur biaya murah dan lalai menanyakan fasilitas yang disediakan. Sebelum memberikan down payment, sebaiknya kamu periksa kembali kelengkapan fasilitas yang ditawarkan.

pantai uluwatu
alilahotels.com

Tidak ada salahnya pula untuk melakukan perbandingan ke dua bahkan tiga penginapan lain sebelum kamu mengambil keputusan. Yang penting, komunikasikan dengan tim panitia acara lainnya perihal penginapan yang akan dipilih.

Sewa Kendaraan

Membawa kendaraan sendiri memang terdengar menarik dan hemat. Namun jika jumlah rombongan melebihi 25 orang, akan lebih baik bila menggunakan kendaraan sewa yang berkapasitas penumpang besar.

Bisa Elf, minibus, atau bus wisata, pilihan tergantung dari bujet serta kenyamanan kamu. Selain bujet, yang perlu kamu pertimbangkan adalah kendaraan apa yang memungkinkan untuk menuju ke lokasi wisata.

Jika berpetualang ke pegunungan dengan jalan yang agak sempit, mungkin akan lebih baik menggunakan elf ketimbang bus. Namun, bila kamu akan menuju hotel dan lokasi wisata yang terletak di jalan-jalan besar, bus adalah pilihan yang paling nyaman.

Pastikan pula kamu menanyakan fasilitas apa saja yang kamu peroleh saat melakukan penyewaan. Bukan cuma itu, tanyakan juga apakah supir yang akan menemani perjalananmu sudah familier dengan lokasi-lokasi wisata yang dituju.

Masih ragu untuk memilih jasa penyewaan kendaraan? Simak beberapa kelebihan dan kelemahan jika menggunakan sewa kendaraan saat berwisata.

Kelebihan:

  • Waktu lebih efektif karena memperkecil kemungkinan tersasar.
  • Tidak lelah menyetir.
  • Lebih optimal menikmati liburan.
  • Bisa puas berbelanja.
  • Bisa tidur atau sekadar beristirahat selama perjalanan.
  • Lebih aman karena rombongan tidak akan terpisah-pisah.

Kelemahan:

  • Mengeluarkan kocek lebih besar ketimbang membawa dan menyetir kendaraan pribadi. Meskipun, selisih pengeluaran biasanya hampir sebanding.
  • Waktu dibatasi dan harus disesuaikan dengan paket waktu sewa kendaraan.

Nah, bila pada akhirnya kamu memutuskan untuk memilih jasa sewa kendaraan, maka perhatikan juga kesejahteraan supir dan kenek, ya. Berikan makanan dan camilan selama mereka berpanas ria menunggu kamu berwisata bersama keluarga. Boleh juga memberi bonus tambahan untuk sekadar menambah senyum di wajah mereka.

Membawa Camilan Sendiri

Biasanya salah satu penambah bengkak pengeluaran saat berwisata adalah keinginan untuk ngemil. Padahal belum tentu camilan yang dijual selama perjalanan enak dan higienis untuk kamu santap.

Untuk itu, sebaiknya setiap keluarga membawa camilan sendiri. Camilan bisa berupa kue-kue kering dan buah-buahan.

Ramalan Nama Jodoh

Bila memungkinkan, mintalah agar masing-masing keluarga kecil membawa camilan yang berbeda-beda jenisnya. Nantinya akan lebih seru dan menyenangkan saat menyantapnya bersama-sama.

Hal penting yang harus kamu ingat adalah, upayakan meminimalisasi sampah plastik selama di perjalanan maupun di lokasi wisata. Bahkan, akan lebih bijak untuk mengumpulkan sampah dan membuangnya sendiri. Jangan sampai lalai soal kebersihan, ya.

Batasi Jumlah Uang yang Dibawa

Jika perlu, buatlah e-money untuk digunakan di lokasi wisata. Tentukan jumlah nilai e-money yang sekiranya sesuai untuk keperluan selama berwisata.

Biasanya hal ini cukup ampuh untuk mengendalikan hasrat berbelanja. Khususnya untuk remaja dan mamah muda.

Namun bila lokasi wisata tidak mempunyai fasilitas e-money, maka sebaiknya kamu membatasi nominal uang tunai yang dibawa. Kamu ngga mau kan, pulang berwisata pikiran malah menjadi galau karena kehabisan uang?

Lain halnya untuk bendahara. Sebagai penanggung jawab keuangan wisata, sebaiknya bendahara memang memegang uang tunai lebih banyak. Siapa tahu, ada hal-hal yang tidak diharapkan terjadi saat wisata berlangsung.

Dengan beberapa penyesuaian, tips wisata keluarga ini juga bisa kamu terapkan saat berlibur bersama keluarga kecil. Sebelum berangkat, jangan lupa berdoa dan luruskan niat selama berwisata. Selamat menikmati liburan.

6 thoughts on “Mau Liburan Hemat Bareng Keluarga Besar? Simak Dulu Tips Wisata Keluarga yang Satu Ini

  • February 20, 2017 at 08:28
    Permalink

    Makasih tips nya mas, bermanfaat banget. Paling repot yg jadi bendahara ya, ngurusin ini itu.

    Reply
    • February 20, 2017 at 12:35
      Permalink

      Saya mending jadi bagian acara deh daripada jadi bendahara

      Reply
  • February 20, 2017 at 11:29
    Permalink

    Makasih tipsnya mas.. Paling sering yang jadi masalah itu budget ya 😀

    Reply
    • February 20, 2017 at 12:36
      Permalink

      Iya, nyebelinnya itu kalo setelah budget kelar, terus biaya per orang/keluarga disepakati, eh ada yang cancel jelang hari-h. Kudu itung ulang deh, terus biaya jadi naek. Hiks…

      Reply
  • February 20, 2017 at 14:58
    Permalink

    Makasih tipsnya mas, komplit deh.
    Bisa buat panduan nih kalau mau adakan acara wisata bareng keluarga besar

    Reply
  • February 21, 2017 at 10:07
    Permalink

    Hahaha bawa cemilan sendiri biar hemat, bila perlu bawa rice cooker jg masak nasi tingal beli lauk 😀

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *