Pengalaman Omali Kena Tilang Pasal 281, Pait Gan!

Mencintai istri adalah sebuah kejahatan. Walau saya akui bahwa kalimat tersebut terlalu lebay, namun begitulah yang saya alami pada tanggal 10 November 2016 kemarin. Di hari Kamis yang teduh tersebut, saya yang ingin menunjukkan rasa cinta ke istri dengan menemaninya belanja ke pasar, kena tilang.

Omali ke pasar? Iya, ke pasar. Tempat yang sering dihindari oleh para lelaki untuk masuk ke dalamnya, kecuali mungkin mereka yang berdagang di pasar tersebut, saya kunjungi dengan sepenuh hati.

Sebenarnya saya termasuk lelaki yang enggan masuk ke pasar. Selain karena tidak ber-AC, alasan lainnya justru karena harga di pasar bisa ditawar. Bila melihat ibu-ibu yang menawar di pasar, apalagi sampai 1/3 (malah kadang 1/5) dari harga yang ditawarkan, hati ini terasa seperti diiris-iris. Apalagi kalau istri saya yang seperti itu, akan lebih pilu rasanya.

Bukan karena saya berempati kepada para pedagang, sama sekali bukan. Tapi karena saya jadi tersadar, betapa kecilnya uang belanja yang saya kasih ke istri, sehingga membuatnya harus berhemat sampai sedemikian. Apabila uang belanjanya banyak, tentu istri tak akan sungkan membeli tanpa menawar. Ya Allah, ampuni hambaMu yang lemah ini.

Nah, disebabkan uang belanja yang kecil itulah, saya kemudian bela-belain deh nemenin istri ke pasar. Demi pembuktian cinta. Terutama biar hemat ongkos, daripada naek angkot. Eh, malah kena tilang bapak polisi.

Slip Merah atau Slip Biru, Pilih Mana?

Adalah tikungan menuju pasar yang menjadi sebab. Ternyata memang, tikungan tidak hanya menjadi tempat para tukang ojek mangkal, atau tukang jual makanan seperti gul-tik (gule tikungan), tapi juga menjadi tempat favorit pak polisi melakukan razia.

Maka kenalah saya, yang sedang memboncengi istri naik motor, dalam arus razia tersebut. Saat pak polisi meminta surat-surat, saya hanya bisa menunjukkan STNK saja. “SIMnya mana?” saya jawab, “Gak punya Pak.” Jawaban yang belakangan saya ketahui ‘salah’, sebabnya akan saya jelaskan saat membahas denda tilang nanti.

Pak polisi pun membuatkan surat tilang dalam slip berwarna merah. Saya ditulis telah melanggar UU Lalu Lintas pasal 281. Dan diharuskan mengikuti sidang tilang di PN Jakarta Selatan tanggal 18 November 2016 jam 9 pagi.

Lho, kok slip merah? Kenapa gak minta yang biru? Mungkin akan ada yang bertanya seperti itu.

Saya termasuk yang pernah membaca tentang slip merah dan biru, bahwa bila seseorang ditilang, sebaiknya mintalah slip biru dibanding merah. Namun setelah mendengar pengalaman teman yang pernah meminta slip biru ketika ditilang, saya jadi berpikir bahwa slip merah lebih cocok untuk saya.

Emang gimana sih pengalaman teman itu? Ini 7 poin penting tentang slip biru yang saya ingat:

  1. Slip biru berarti orang yang ditilang mengakui kesalahan
  2. Karena itu harus membayar denda maksimal atas pelanggaran yang dilakukan
  3. Denda dibayarkan melalui bank yang ditentukan (dapat dibayar langsung pada hari ditilang)
  4. Setelah denda dibayar, bukti pembayaran dapat diserahkan ke kantor polisi (polsek) untuk mengambil surat (SIM atau STNK) yang ditahan
  5. Orang yang ditilang tidak lagi wajib mengikuti persidangan
  6. Apabila hasil persidangan ternyata memutuskan denda tilangnya lebih rendah dari denda maksimal, maka orang yang ditilang dapat menerima pengembalian uang denda
  7. Untuk menerima pengembalian uang denda, orang yang ditilang dapat memrosesnya di kantor kejaksaan

Sebenarnya penjelasan dari beda slip biru dan merah, bisa juga kita baca dari surat tilang yang diberikan. Kalau kamu baca gambar surat tilang terlampir di atas, kamu akan kebayang bedanya.

Nah, dari 7 poin tersebut, saya berkesimpulan bahwa slip biru lebih bikin ribet. Emang sih, dengan slip biru kita bisa langsung mengambil lagi SIM atau STNK yang ditahan, setelah bayar lewat bank. Tapi kan tetap harus mengurus pengembalian kelebihan denda tilang di kejaksaan, ini yang bikin ribet.

Lho, kenapa gak diikhlasin aja kelebihan dendanya? Paling gak seberapa. Toh masuknya ke rekening negara, jadi anggap saja sebagai bagian dari kontribusi kita untuk pembangunan. Hmmm, kalau kamu berpikir seperti itu, mungkin belum tahu, apa yang dimaksud dengan denda maksimal ya?

Daftar Denda Tilang dan Apa Itu Pasal 281

Beberapa hari setelah ditilang, saya yang sebelumnya juga pernah ditilang (sekitar tahun 2006) karena kesalahan yang sama, ngobrol dengan teman seputar denda tilang. Saat ditilang pada tahun 2006 itu saya baru saja kehilangan SIM termasuk dompetnya. Mengurus STNK dan KTP mudah saja saya lakukan. Tapi entah kenapa mengurus SIM saya rada malas.

Saat saya ceritakan kalau tahun 2006 itu saya hanya membayar denda sebesar Rp 47.000, teman saya langsung mengatakan bahwa daftar denda sudah berubah sejak tahun 2009, jadi lebih mahal. Segeralah saya melakukan googling dan menemukan daftarnya dalam situs polri.go.id.

Klik ini dong:  Mau Liburan Hemat Bareng Keluarga Besar? Simak Dulu Tips Wisata Keluarga yang Satu Ini

Berikut daftar denda tilang berdasarkan UU no. 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan untuk sepeda motor:

  1. Setiap pengendara kendaraan bermotor yang tidak memiliki SIM dipidana dengan pidana kurungan paling lama 4 bulan atau denda paling banyak Rp 1 juta (Pasal 281).
  2. Setiap pengendara kendaraan bermotor yang memiliki SIM namun tak dapat menunjukkannya saat razia dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 bulan atau denda paling banyak Rp 250 ribu (Pasal 288 ayat 2).
  3. Setiap pengendara kendaraan bermotor yang tak dipasangi Tanda Nomor Kendaraan dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 bulan atau denda paling banyak Rp 500 ribu (Pasal 280).
  4. Setiap pengendara sepeda motor yang tidak memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan seperti spion, lampu utama, lampu rem, klakson, pengukur kecepatan, dan knalpot dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 bulan atau denda paling banyak Rp 250 ribu (Pasal 285 ayat 1).
  5. Setiap pengendara yang melanggar rambu lalu lintas dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 bulan atau denda paling banyak Rp 500 ribu (Pasal 287 ayat 1).
  6. Setiap pengendara yang melanggar aturan batas kecepatan paling tinggi atau paling rendah dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 bulan atau denda paling banyak Rp 500 ribu (Pasal 287 ayat 5).
  7. Setiap pengendara yang tidak dilengkapi Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor atau Surat Tanda Coba Kendaraan Bermotor dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 bulan atau denda paling banyak Rp 500 ribu (Pasal 288 ayat 1).
  8. Setiap pengendara atau penumpang sepeda motor yang tak mengenakan helm standar nasional dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 bulan atau denda paling banyak Rp 250 ribu (Pasal 291 ayat 1).
  9. Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan tanpa menyalakan lampu utama pada malam hari dan kondisi tertentu sebagaimana dimaksud dalam Pasal 107 ayat (1) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 (satu) bulan atau denda paling banyak Rp250.000,00 (dua ratus lima puluh ribu rupiah). (Pasal 293 ayat 1)
  10. Setiap orang yang mengemudikan Sepeda Motor di Jalan tanpa menyalakan lampu utama pada siang hari sebagaimana dimaksud dalam Pasal 107 ayat (2) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 15 (lima belas) hari atau denda paling banyak Rp100.000,00 (seratus ribu rupiah). (Pasal 293 ayat 2)
  11. Setiap pengendara sepeda motor yang akan berbelok atau balik arah tanpa memberi isyarat lampu dipidana kurungan paling lama 1 bulan atau denda paling banyak Rp 250 ribu (Pasal 294).
Daftar Denda Tilang
anthonykusuma.com

Di sinilah kenapa saya jadi berpikir ‘salah’ memberi jawaban ketika ditanya “SIMnya mana?” dan saya menjawab, “Gak punya Pak.” Karena saya jadi terkena pasal 281, yaitu kesalahan tidak memiliki SIM. Denda maksimalnya paling tinggi, satu juta rupiah! Pait pait paiitt!!

Padahal andai saya menjawab dengan “Gak dibawa Pak,” mungkin saya hanya terkena pasal 288 ayat 2 dan kena denda maksimal 250 ribu rupiah. Selisihnya 750 ribu, lumayan. Eh tapi bohong gak sih? Kayaknya nggak deh, kan emang beneran gak dibawa karena hilang sejak tahun 2006. Hahaha.

Tapi ya sudahlah. Dengan berat hati kemudian saya mengabarkan ke istri kalau kemungkinan jatah belanja bulan ini akan semakin sedikit. Sebabnya karena saya berpotensi harus membayar denda tilang sebesar satu juta rupiah. Alhamdulillah istri mampu tegar menghadapi kenyataan. Lagian salah saya juga sih, belok gak liat-liat dulu karena gak punya SIM.

Lalu, apakah denda yang harus saya bayar benar-benar sebesar satu juta rupiah? Bagaimana rasanya menjalani sidang pengadilan? Haruskah saya nego dengan menggunakan calo, agar dendanya diputuskan serendah mungkin?

Karena postingan ini saya ketik malam-malam dan saya mulai mengantuk, pembahasan sidangnya akan saya lanjut dalam postingan berikutnya ya.

Postingan ini juga berupa pengalaman pribadi, jadi saya sangat terbuka atas segala masukan atau koreksi apabila ada kesalahan informasi. Insya Allah tulisannya akan saya edit nanti.

Dadaahhh…

70 thoughts on “Pengalaman Omali Kena Tilang Pasal 281, Pait Gan!

    • November 22, 2016 at 10:29
      Permalink

      Aamiin mas, lain kali saya akan lebih berhati-hati saat belok di tikungan… 😀

      Reply
  • November 22, 2016 at 08:28
    Permalink

    pernah ama suami kena tilang, trs minta slip biru malah ga dikasih…ya udah pasrah deh…huahahaha…tapi ternyata malah ngeri ya kalo kena denda maksimal -_-

    Reply
    • November 22, 2016 at 10:56
      Permalink

      Sebenernya kalo slip biru, menurut saya, yang ditilang dan polisi sama2 repot. Karena polisi masih harus ‘ngejagain’ barang bukti in case yang ditilang mau ambil di polsek. Kalo slip merah kayaknya polisi bisa langsung ngirim barbuk ke pengadilan.

      Sidangnya sih sama2 ada, cuma kalo slip biru kan ga ada surat yang ditahan, jadi kalo kita mau ikhlasin uangnya ya gapapa, gausah repot ikut sidang atau urus pengembalian lebih bayar denda.

      Reply
  • November 22, 2016 at 12:31
    Permalink

    Khan disidang dulu… 1jt khan denda maksimal. Bisa aja hakimnya ngasih putusan denda cuma 100rb, 200rb, atau lainnya. Tergantung putusan hakim… Kalau merasa keberatan dengan putusan hakim, bisa minta kasasi ke MA koq.

    Reply
    • November 25, 2016 at 10:24
      Permalink

      Gokil…kasasi kasus tilang 😀

      Reply
    • September 30, 2017 at 17:07
      Permalink

      Wkwkwkwk….kasasi kena tilang, gan. Kalau kalah ntar ajukan PK. Kalah lagi minta Grasiiiii….wkwkwkwk

      Reply
      • October 3, 2017 at 11:09
        Permalink

        Sekarang yang lagi ngetren, pra peradilan gan, wkwkwk

        Reply
  • November 22, 2016 at 23:21
    Permalink

    Toss Om. Bojoku bar keno tilang n aku sing kon sidang tgl 25 besok. Harusnya bisa tanggal 18 kemarin, tp mbuh negosiasinya..

    Reply
    • November 25, 2016 at 10:28
      Permalink

      Kok bisa minta sidang diundur? Mungkin tanggal 25 tinggal bayar dan ambil barang yang disita di kejaksaan kali mbak.

      Reply
  • November 24, 2016 at 21:12
    Permalink

    sing sabar gan… memang pahit tapi pasti ada pelajaran yang bisa kita ambil

    Reply
  • April 27, 2017 at 16:02
    Permalink

    Alhamdulillah ini pengalaman yg harus dilewati… suami kena tilang kena pasal 281 slip biru denda maksimal 1 jt… pdhl bawa sim tapi mati… kasih sim mobil tetep ga mau hihihi… sebetulnya minta nego tapi suami ogah mending ditilang saja…

    Reply
    • September 3, 2017 at 19:04
      Permalink

      Kalo slip biru bisa diambil tuh lebih bayarnya ke kejaksaan, setelah sidang tilang

      Reply
  • May 6, 2017 at 18:28
    Permalink

    Tadi saya kena tilang gak bawa SIM dendanya berapa ya

    Reply
    • September 3, 2017 at 19:04
      Permalink

      Coba lihat di surat tilangnya, kena pasal berapa?

      Reply
  • May 30, 2017 at 15:09
    Permalink

    Itu bnrn 1 jta klo gak byar di bank tpi langsung sidang byarnya ttp segtu gak yaa .aku brusan ktilang dpt slip biru

    Reply
    • July 20, 2017 at 08:07
      Permalink

      Kalau bayar di bank harus sejumlah denda maksimal mba, jadi sejuta. Kalau sidang biasanya 100-150 ribu aja.

      Reply
  • July 29, 2017 at 21:31
    Permalink

    Asem…saya tdi pgi abis kna tilang, kna 2 pasal yaitu 288 & 281dan mtor ditahan, tpi saya msih di bawah umr jdi dpt slip biru. Kira” gimana y…?

    Reply
    • September 3, 2017 at 19:05
      Permalink

      Slip biru langsung bayar ke bank terus ambil lagi surat2nya sambil nunjukin bukti setoran

      Reply
  • August 6, 2017 at 11:28
    Permalink

    Saya baru banget tadi ditilang dan saya bilang ke polisinya kalau saya tidak membawa sim dan dikasih slip biru, terus pas saya sampai rumah saya nyari tau tentang pelanggaran pasal yang ditulis. Dan yg ditulis pada surat tilangnya saya dikenakan pasal tidak memiliki sim, padahal saya punya sim. Itu gimana ya, apakah nanti dendanya maksimal? terus pas sidang saya harus bawa sim kah?

    Reply
    • September 3, 2017 at 19:07
      Permalink

      Sidangnya gak harus bawa sim, cukup bawa surat tilang aja

      Reply
  • August 7, 2017 at 21:11
    Permalink

    Gan kasusku juga sama ditilang krna gada sim. Disidang tgl 11 agust bsk. Tp aku baru punya sim nih. Kira2 disidang nanti bayarnya ttp 1 juta ga ya? Syg2 juga bayar segitu padahal bikin simnya ga sampe 500rb

    Reply
    • September 3, 2017 at 19:09
      Permalink

      Kalau ikut sidang biasanya gak sampai 1 juta dendanya

      Reply
  • August 14, 2017 at 21:16
    Permalink

    Saya tadi kena tilang jug. Dapet slip biru. Kena pasal 281.tanggL 25 nanti saya sidang bayar berapa ya.. .

    Reply
    • September 3, 2017 at 19:09
      Permalink

      Biasanya sih cuma kena denda 100 – 200 ribu

      Reply
  • August 22, 2017 at 14:36
    Permalink

    Hari ini saya juga mengalami hal yg sma dgn anda,gak punya sim c dan lampu besar tidak nyala dan akhinya di tilang,… yah daripada nego sma si petugas mending di tilang aja biar lebih terhormat dan terpuji.berani bertanggung jawab.
    Seandainya stiap org tidak takut ditilang mungkin petugas jg melongo soalnya gak dapet uang seseran,.hahahahaha…

    Reply
    • September 3, 2017 at 19:10
      Permalink

      Nah betul itu! Cuma yang bikin repot kalo ketilangnya di luar kota, mau ikut sidang gimana caranya? Hahaha

      Reply
  • August 31, 2017 at 09:27
    Permalink

    Aku baru dapet tilang slip biru, kalau nggak titip denda di Polres (bayar lewat Bank) tapi langsung ikut sidang aja bisa nggak ya??? Gak papalah STNK nginep di Polres dlu.. hehehe

    Reply
    • September 3, 2017 at 19:11
      Permalink

      Jangan titip denda di polres, langsung aja ke bank atau atm, bayar denda maksimal terus ambil lagi surat2 yang ditahan polisi

      Reply
  • September 5, 2017 at 19:12
    Permalink

    Dapet slip biru tapi bayar langsung di persidangan bisa gak sih?

    Reply
    • September 6, 2017 at 11:42
      Permalink

      Bisa kayaknya, keterangannya ada di belakang slip

      Reply
      • September 8, 2017 at 10:44
        Permalink

        Saya juga baru saja kena tilang slio merah pasal 281 itu beneran 1 jt?

        Reply
        • September 28, 2017 at 08:40
          Permalink

          Itu denda maksimal, kalo ikut sidang biasanya gak sampai segitu

          Reply
      • September 17, 2017 at 22:55
        Permalink

        Saya ingin bertanya istri saya kena tilang pasal 281 denda hingga 1jt. Apakah kita harus bayar segitu padahal bikin sim ga segitu.. mohon masukannyaa. Terima kasih

        Reply
  • September 10, 2017 at 03:23
    Permalink

    Saya td baru kena tilang, trus dapet slip merah trus kena pasal 281, trus disuruh sidang tgl 27, boleh gak sebelum tgl sidangnya itu ditebus stnk nya?, kira” berapa biaya nebusnya?

    Reply
    • September 28, 2017 at 08:46
      Permalink

      Kalo nebus sebelum sidang, harus bayar sejumlah denda maksimal. Nanti setelah sidang, lebih bayarnya bisa diambil.

      Reply
  • September 13, 2017 at 13:03
    Permalink

    Barusan sy kena tilang di daerah marunda priuk, kena pasal 281 tdk pny sim ud gt pajak motor blm di bayar 3thn tp msh hidup dpt surat warna biru, kira2 gmn y itu princian biaya tilang nya.
    Apa pajak yg mati harus di bayar dulu

    Reply
    • September 28, 2017 at 08:48
      Permalink

      Tilang tidak ada kaitannya dengan pajak. Kalo slip biru bisa langsung bayar ke bank sejumlah denda maksimal untuk mendapatkan stnk yang ditahan, nanti setelah sidang lebih bayarnya bisa diambil.

      Reply
  • September 14, 2017 at 14:29
    Permalink

    Gan, tdi saya kena pasal 280, soal pake plat bukan asli samsat, trus di kasih slip biru, katanya ikut sidang tgl 28, itu kena berapa kira2 ya gan ? Soal nya saya bru kenal ini pasal ,

    Reply
    • September 28, 2017 at 08:54
      Permalink

      Ada di artikel saya tuh pasal 280, denda maksimalnya 500 ribu

      Reply
  • September 15, 2017 at 10:51
    Permalink

    Saya awal kena tilang tidak membawa sim dikasih slip biru gan kena denda maksimal 250 , alhamdulilah sisa denda 180 bisa balik
    Dan skrng ketilang ke 2 kali gara2 kaga ada plat belakang huhu denda 500 kira2 sisa denda bisa balik ga ya ? Bukan kena tilang karena razia tapi karena polisi mangkal -_- dan aneh nya lagi suruh bayar di bank tetapi nunggu dapet sms

    Reply
    • September 28, 2017 at 08:53
      Permalink

      Bisa balik insya Allah

      Reply
  • September 23, 2017 at 06:26
    Permalink

    Gan, Sya kena tilang pasal 281 kalau sidang apakah kena denda maksimal ??
    Dan apa bisa Nebus STNK sebelum sidang ??

    Reply
  • September 24, 2017 at 11:58
    Permalink

    Gan, ane barusan kena tilang gr2 lnggar marka, ane minta sidang aja, di kasih slip merah tp di surat tilangnya pasalnya ga ditulis ma si polisi…baru nyadar setelah pulang ke rumah baca surat tilangnya..ribet ga sih ntr di pengadilannya klo kaya gt ?

    Reply
  • September 25, 2017 at 21:54
    Permalink

    Pak, 2minggu yang lalu saya kena tilang di daerah pasar minggu kena 2 pasal pertama karna emang gak ada sim dan yang kedua ngelanggar rambu2 hehe. Nah saya di kasih Slip biru terus denda maksimal kalo di total jadi 1,5jt. Astaga shock banget pertama kali di tilang langsung denda segitu. Tapi saya sidang hari jumat tanggal 29 september 2017. Pertanyaan saya adalah apakah nanti jika saya sidang tetap bayar denda maksimal sebesar 1,5jt? Terimakasih

    Reply
  • September 28, 2017 at 11:50
    Permalink

    Insyaallah ya pak hehe. Makasih pak sudah dijawab pertanyaan saya

    Reply
    • September 29, 2017 at 10:01
      Permalink

      Sama-sama mbak sinta

      Reply
      • September 29, 2017 at 10:09
        Permalink

        Tadi saya udah ke kejaksaan pak dan ternyata cuma bayar 150k, saya rasa pak polisi nya tulis nol nya kebanyakan hahaha tapi alhamdulillah bayar nya ga banyak2 bgt. Proses nya juga simple ga ribet cepet juga wlwpn antrean nomor 128 haha jadi prosesnya cuma dateng ke kejaksaan yg dituju – ambil nmr antrean – tunggu dipanggil – ke loket bayar sesuai yg dikasih tau petugas – stnk kembali – Pulang. Haha btw makasih buat pak enomali yang udah Share pengalaman nya jadi saya tau gimana proses nya hehe.

        Reply
        • October 3, 2017 at 11:08
          Permalink

          Iya, sekarang lebih simpel kok kalo ikut sidang, yang penting jangan sampe ketilang di luar kota aja, hehehe.

          Reply
  • September 29, 2017 at 09:52
    Permalink

    Pak lebih baik kena 281 / 285?

    Reply
    • September 29, 2017 at 10:02
      Permalink

      Lebih baik tidak melanggar, biar ga kena tilang, wkwkwk

      Reply
  • September 30, 2017 at 10:38
    Permalink

    Saya gk punya sim, dpt slip biru stnk di ambil. Tapi rencana mau ikut sidang. Kasih saran dong

    Reply
    • October 3, 2017 at 11:11
      Permalink

      Kalo slip biru, stnk bisa diambil di polsek tempat tertilang. Transfer dulu sejumlah denda maksimal lewat bank, lalu tunjukkan bukti transfer ke polsek. Nanti di hari-h sidang tinggal ke kejaksaan, ambil selisih lebih bayar.

      Reply
  • October 3, 2017 at 16:13
    Permalink

    Pak . Saya tadi kena tilang . STNK dan SIM gak dibawa. Saya kena pasal 291 281.. slip tilang warna biru . Tapi tidak tercantum nominal denda disini pak..

    Reply
    • October 23, 2017 at 21:38
      Permalink

      Nominal memang tidak dicantumkan di slip tilang

      Reply
  • October 13, 2017 at 10:22
    Permalink

    gan mau tanya kemarin suami saya kena tilang. kena pasal 281 dan 291. dan slip merah. dapet info dari e-tilang 1.250.000 apa pas nanti di persidangan bakal kena segitu ?

    Reply
    • October 23, 2017 at 21:39
      Permalink

      Siapin aja uangnya, walau prediksi saya paling maks 300 ribu aja denda tilangnya

      Reply
  • October 20, 2017 at 17:22
    Permalink

    Mohon infonya bang. Tadi saya ditilang dengan STNK diambil karena tidak punya SIM di kota Bekasi (alamat KTP di Kab Bekasi). Saya dikasi slip biru (kena pasal 281) dan dan Polisinya tulis dendanya Rp 100.000 (sidang 10/11/2017). Mohon pencerahanya bang, apakah saya harus sidang atau langsung transfer denda yg tertera lalu langsung ambil STNK nya? Ambil STNK dimana ya, di kejaksaan atau Polsek tertilang? Apakah penebusan/pengambilan STNK nya bisa saya lakukan sebelum tgl sidang yg tertera? Mohon sekali bantuannya

    Reply
    • October 23, 2017 at 21:41
      Permalink

      Kalau slip biru bisa langsung bayar denda ke bank, silakan tanyakan prosedur bayar tilang ke bagian info bank yang melayani bayar tilang. Setelah selesai, bawa bukti pembayarannya ke polsek tertilang untuk ambil STNK.

      Reply
  • October 23, 2017 at 15:18
    Permalink

    barusan saya ketilang belum punya sim kena pasal 281 dikasih slip merah..tgl 2 disuruh ke kejaksaan.. itu gimana dendanya.. apakah harus byar 1jt

    Reply
    • October 23, 2017 at 21:42
      Permalink

      Ga ada salahnya siapin uang segitu untuk jaga2, walau dendanya paling 100-150 saja

      Reply
  • October 23, 2017 at 17:19
    Permalink

    permisi mas sy mau tanya.
    td sy kena tilang karena gk punya sim, lalu di kasih surat tilang biru. polisi nya nyuruh bayar denda tilang ke bank , tapi di tulis tanggal untuk ikut sidangnya juga.
    apakah tahapannya saya bayar dendanya ke bank dahulu , lalu ikut sidang , baru lah bisa ambil stnk saya

    atau saya bisa bayar denda nya ketika di sidang saja ?.

    apakah dendanya sudah pasti 1 jt ?

    Reply
    • October 23, 2017 at 21:43
      Permalink

      Bisa bayar denda saat sidang saja

      Reply
  • October 24, 2017 at 06:41
    Permalink

    Mau tanya juga dong!
    Semalem sya baru aja d tilang kena pasal 288 sama 281 slip biru tapi sya gk d suru ikut sidang!!! 1.500.000 dendanya, apakah gk ada penguranganny iy!?? Tolong pencerahanny om!

    Reply
    • October 24, 2017 at 09:55
      Permalink

      Slip biru berarti bayar denda maksimal lewat bank. Nanti pada tanggal sidang, tinggal ke kantor kejari untuk ambil kembalian denda.

      Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *