Kita Pernah Begitu Dekat

Pagi ini

Saat kupandangi sandal jepit di keset rumahku

Kembali kuteringat dirimu

Aku, kita dulu pernah begitu dekat

Seperti sepasang sandal jepit di keset rumahku

Yang tersenyum nyinyir padaku

Kita pernah begitu dekat

Seperti rambut dan ketombe

Aku ketombe dalam rambutmu

Kita pernah begitu dekat

Seperti kulit dan daki

Aku daki pada kulitmu

Kita pernah begitu dekat

Seperti ketiak dan bulu

Aku bulu dalam ketiakmu

Namun mengapa tega kauperlakukan aku?

Padahal aku tidak pernah menyakitimu

Mengapa kau cukur bulu ketiakmu, lalu kau mandi dan keramas?

Kau siram aku ke selokan

Kau buang aku begitu saja

Tanpa kompensasi, pesangon ataupun kerahiman

Dan pagi ini, aku menjadi benci pada sepasang sandal jepit di keset rumahku

Kuinjak-injak mereka

Agar kutak lagi teringat padamu

**********

~terinspirasi dari sajak Abdul Hadi WM, ditulis untuk mereka yg galau di timeline FB saya, saat tahu Oki Setiana Dewi akan menikah Januari 2014 nanti~

Sandal Jomblo
twitter.com/anggani_raw

 

0 thoughts on “Kita Pernah Begitu Dekat

  • November 19, 2013 at 12:37
    Permalink

    Oki Setiana Dewi di sinetron anak-anak manusia koq nggak secerah ketika di KCB yah?

    😀

    Reply
    • November 19, 2013 at 12:40
      Permalink

      tergantung sudut pandang bang, mungkin bagi calon suaminya, OSD lebih cerah di sinetron AAM (sekarang) dibanding di KCB (dulu), hehehe

      Reply
  • November 19, 2013 at 14:18
    Permalink

    Omali.. mbok ya ikhlaskan saja, wong omali udah punya anak istri kok masih ngarep Oki sih.. kalau Okinya nirmala dimajalah bobo sih gpp 😀

    Reply
    • November 21, 2013 at 10:42
      Permalink

      insya Allah ikhlas koq, kan masih ada Okky Lukman

      Reply
  • November 19, 2013 at 16:49
    Permalink

    nyambungnya apah antara Oki en mereka yg ditinggal Oki nikah? :p

    Reply
    • November 21, 2013 at 10:41
      Permalink

      nyambungnya di twitter, kami kan followernya, nanti kami akan komplen kenapa Oki memilih dia, bukan kami

      Reply
    • November 21, 2013 at 10:39
      Permalink

      mungkin lebih tepat kalo disebut komensalis :-p

      Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *