Kenali Alergi Protein Susu Pada Bayi dan Balita

Saat bayi terdeteksi mengalami reaksi alergi terhadap protein susu sapi, tentunya hal ini cukup meresahkan. Terkena alergi susu di masa pertumbuhan tentunya membuat kekhawatiran akan terjadinya tumbuh kembang yang tidak optimal terhadap bayi karena asupan nutrisi yang berkurang. Gejala reaksi alergi yang timbul juga sangat merisaukan karena dikhawatirkan dapat mengganggu kesehatan si buah hati. Karenanya kenali alergi dan cari tahu cara mengatasi dampak yang timbul karenanya sangatlah penting bagi para orang tua.

Alergi protein susu adalah suatu keadaan dimana sistem kekebalan tubuh bayi memberi respon yang tidak normal terhadap masuknya protein susu ke dalam tubuh. Dampak klinis yang muncul setelahnya terbagi dalam 3 tingkatan, yaitu:

  1. Respon cepat terhadap dampak alergi terjadi dalam kurun waktu yang tidak lama setelah susu dikonsumsi. Gejala yang timbul adalah munculnya bintik merah seperti campak pada kulit. Terkadang disertai dengan rasa gatal. Selanjutnya terjadi kondisi nafas bayi yang berbunyi (wheezing) seperti bunyi “ngik” sesaat setelah mengkonsumsi susu sapi meskipun jumlah yang diminum sangat sedikit.
  2. Respon sedang terhadap dampak alergi terjadi dalam kurun waktu 45 menit hingga 20 jam setelah mengkonsumsi susu sapi. Gejala yang timbul adalah mual, muntah dan juga disertai diare.
  3. Respon lambat terhadap dampak alergi terjadi dalam kurun waktu lewat 20 jam setelah mengkonsumsi susu sapi. Gejala yang timbul adalah terjadinya diare atau malah susah buang air besar, dan adanya gangguan dermatitis (iritasi kulit) yang parah. Fesses bayi umumnya berwarna hijau pekat dengan aroma yang tajam, sedangkan urin nya berwarna merah atau orange. Selain itu gejala tambahan yang muncul adalah pusar bayi yang membesar, dan munculnya benjolan di testis dan selangkangan bayi.
Klik ini dong:  Menikmati Destinasi Wisata Lembang yang Begitu Menawan
Alergi Anak
nuqtoh.com

Saat terjadi masalah alergi anak terhadap protein susu sapi pada bayi, maka langkah selanjutnya yang harus dilakukan adalah menghentikan pemberian susu formula dan menggantinya dengan susu yang aman untuk bayi yang menderita alergi susu. Produk susu SGM Soya untuk bayi adalah salah satu solusi dalam memberikan asupan nutrisi yang setara dengan susu sapi dan juga baik bagi tumbuh kembang bayi yang alergi terhadap susu sapi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *